Covid-19 Purwakarta, OTG Bertambah Tujuh Orang

oleh -21 views

PURWAKARTA, garisjabar.com- Gugus Tugas Percepatan Penanganan (TGPP) Covid-19 Purwakarta mencatat, terjadi penambahan pada warga yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) sebanyak tujuh orang.

“Hari ini, terjadi penambahan warga yang berstatus OTG sebanyak tujuh orang, kini jumlah OTG menjadi 46 orang,” kata Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Purwakarta, dr Deni Darmawan, Kamis (30/7/2020).

Sementara, untuk warga yang berstatus ODP, PDP dam Positif tidak terjadi penambahan, jumlahnya masih sama seperti haro sebelumnya. “ODP 1, PDP 5 dan terkonfirmasi positif ada 10 orang,” ujar dr Deni.

Atas hal itu, pihaknya meminta agar masyarakat tetap waspada dan tetap menjalankan anjuran pemerintah berkaitan dengan protokol kesehatan dalam adaptasi kebiasaan baru dimasa pandemi ini.

“Kami tak henti-hentinya terus mensosialisasikan warga untuk patuhi protokol kesehatan, karena pandemi ini masih belum selesai,” kata dia.

Adapun langkah-langkah yang dilakukan Dinkes Purwakarta untuk menghadapi situasi ini, Deni menyebutkan melalui pelacakan yang efektif, pelaksanaan manajemen klinis sesuai Permenkes nomor 413 tahun 2020, dan berkoordinasi dengan tim Covid-19 pusat juga provinsi.

dr.Deni juga mengatakan secara kumulatif jumlah warga yang terkonfirmasi positif di wilayah Kabupaten Purwakarta ada sebanyak  54 orang.

“Secara keseluruhan, telah dinyatakan sembuh sebanyak 43 orang. Sebelumnya, kami catat juga ada satu orang yang positif telah meninggal dunia, dan hari ini, masih terdapat 10 orang yang berstatus terkonfirmasi positif,” ujarnya.

Dia meminta masyarakat untuk tetap melakukan anjuran pemerintah dan menjalankan protokol kesehatan dalam setiap altivitas. Pasalnya, diperlukan peran semua pihak untuk secara bersama-sama melakukan upaya pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19.

“Penerapan protokol kesehatan dalam setiap aktivitas harus terus dilakukan. Jangan lupa pakai masker dan tetap menjaga jarak,” katanya.

Ia juga mengingatkan, meski saat ini sudah memasuki masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, namun masyarakat harus tetap waspada karena virus ini mungkin masih berada dekat disekitar kita.

“Tetap mengikuti protokol kesehatan, dan selalu memakai masker ketika beraktifitas diluar rumah. Dengan begitu, setidaknya kita akan melindungi diri sendiri dari paparan covid-19,” ucap dr Deni Darmawan. (Rsd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *