Bandar Ikan di Jatiluhur Rugi 40 juta Akibat Eceng Gondok

oleh -45 views

PURWAKARTA, garisjabar.com- Banyaknya Eceng Gondok yang memenuhi permukaan perairan waduk Jatiluhur menyebabkan terhambatnya transportasi perahu di waduk tersebut.

Namun itu, tak terkecuali perahu yang membawa hasil panen ikan milik Jamil (26) yang membawa panen ikan mas sebanyak 2 ton lebih ikan dengan nilai omset 40 jutaan pada Senin kemarin (18 Oktober 2021) sekira pukul 13.00.

Hingga Selasa pagi ini (19 Oktober 2021) perahu Jamil masih belum bisa bergerak karena lebatnya eceng gondok yang menutup perairan. Alhasil 2 ton ikan hasil panen yang dibawanya membusuk dan tak bisa dijual. Jamil mengaku rugi hingga 40 juta.

“Kemaren jam satuan pa, sampai sekarang belum bergerak, ya udah 20 jam lah perahu saya terjebak eceng. Tentu rugi 40 juta ini modal saya.” Kaya Jamil saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon.

Selain itu, tak hanya dirinya, Jamil menyebut masih ada beberapa bandar ikan yang turun pada Senin kemarin mengalami kejadian yang sama terjebak eceng di sekitar zona kecamatan Sukasari.

Menurutnya, cuaca pada senin kemarin disekitar waduk Jatiluhur yang turun hujan cukup lebat sejak siang hari itu, membuat hamparan eceng dibeberapa pinggiran waduk, mengarah ke tengah dan menutup hampir seluruh permukaan waduk Jatiluhur dan menghambat jalur transportasi perahu.

“Kalau pagi hari sih masih sedikit ecengnya di tengah (jalur transportasi), tapi pas hujan turun, eceng yang dipinggir pada ketengah praktis menutup permukaan air. Ya perahu tidak bergerak sama sekali, ” ujar Jamil.

Sementara itu, diprediksi penutupan permukaan perairan waduk Jatiluhur oleh eceng gondok ini akan terus terjadi mengingat curah hujan dan arah angin yang mengalami peningkatan intensitas nya.

Sehingga ditambah belum optimalnya upaya pembersihan eceng gondok, baik yang dilakukan oleh masyarakat sekitar, petani ikan, maupun pengelola waduk Jatiluhur dan pemerintah.

Sebelumnya, pada minggu lalu diberitakan sebanyak 22 wisatawan terjebak hampir 7 jam di tengah waduk Jatiluhur karena perahu yang ditumpanginya tidak bisa bergerak akibat eceng gondok.

Para wisatawan yang terjebak itu harus ditolong oleh tim SAR dari Bandung dan satuan polisi perairan Polres Purwakarta. Seluruh wisatawan dapat diselamatkan dan dievakuasi ke pinggir waduk Jatiluhur.

Seharusnya danau tersebut segera dibersihkan oleh pengelola waduk Jatiluhur baik itu pemerintah. (Rsd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *