Kapolres Sampaikan Pentingnya Pemberdayaan Keamanan Peran Strategis Linmas Cegah Premanisme

oleh -16 Dilihat

Garisjabar.com- Kapolres Purwakarta AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya menegaskan pentingnya pemberdayaan keamanan berbasis masyarakat dalam mencegah aksi premanisme.

Hal tersebut disampaikan Anom pada kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Aula Tatag Trawang Tunggal Polres Purwakarta, Rabu (29/4/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Langkah Strategis Memberdayakan Keamanan Berbasis Masyarakat untuk Mencegah Premanisme di Wilayah” ini menyasar para anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) dari seluruh wilayah hukum Polres Purwakarta.

Sementara, FGD ini dihadiri oleh unsur pemerintah daerah dan kepolisian, di antaranya Kabid Poldagri Ormas Kesbangpol Kabupaten Purwakarta, Kabid Linmas Kabupaten Purwakarta, Kasat Binmas Polres Purwakarta, jajaran anggota Sat Binmas, serta perwakilan Linmas dari masing-masing Polsek sebanyak 50 orang.

“Pelaksanaan FGD ini bertujuan untuk memperkuat peran Linmas sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan di lingkungan masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi premanisme yang masih menjadi ancaman nyata,” ujar AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya.

Ia menyampaikan bahwa berbagai bentuk premanisme seperti pungutan liar di kawasan industri, penguasaan parkir ilegal, hingga intimidasi terhadap pedagang masih kerap dirasakan masyarakat.

Kondisi tersebut, lanjutnya, jika tidak ditangani secara serius, dapat berdampak pada terganggunya iklim investasi serta menurunnya rasa aman di tengah masyarakat.

“Kami ingin menyamakan persepsi dan memperkuat sinergitas antara Polri, pemerintah daerah, dan Linmas dalam upaya pencegahan premanisme. Polri tidak bisa bekerja sendiri, sehingga kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama,” katanya.

AKBP I Dewa Putu Gede Anom Danujaya, menekankan bahwa sesuai amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian serta Peraturan Polri Nomor 1 Tahun 2021 tentang Pemolisian Masyarakat (Polmas), keamanan merupakan tanggung jawab bersama.

“Oleh karena itu, keberadaan Linmas di tingkat desa dan kelurahan memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendeteksi dan mencegah potensi gangguan kamtibmas sejak dini,” ucapnya.

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan materi tentang strategi penanggulangan premanisme serta penguatan kapasitas Linmas sebagai Satgas umum di lapangan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif guna menggali permasalahan serta solusi yang dihadapi di masing-masing wilayah.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi mengatakan bahwa melalui FGD ini diharapkan para anggota Linmas dapat meningkatkan kemampuan, baik dalam deteksi dini, penanganan situasi di lapangan, hingga pemahaman dasar hukum terkait premanisme.

“Linmas diharapkan semakin aktif dalam melakukan patroli lingkungan, menghidupkan kembali pos ronda, serta berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa dalam memetakan potensi kerawanan di wilayah masing-masing,” ujar Enjang.

Melalui kegiatan ini, Polres Purwakarta berharap tercipta kolaborasi yang solid antara aparat keamanan dan masyarakat.

“Dengan demikian, upaya pencegahan premanisme dapat dilakukan secara efektif dan berkelanjutan demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kabupaten Purwakarta,” katanya. (Rsd)