Garisjabar.com- Ratusan koper calon jemaah haji asal Kabupaten Purwakarta yang tergabung ke dalam kelompok terbang (kloter) 12 KJT (kode untuk Embarkasi Kertajati) sudah mulai dikumpulkan di Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Purwakarta, Senin (27/4/2026).
Sebelum masuk ke Kemenhaj Purwakarta, petugas penerima koper memeriksa dan mengontrol volume koper agar tidak melebihi kapasitas maksimal. Namun, rencananya, kloter 12 KJT tersebut akan diberangkatkan ke Asrama Haji Indramayu, Kabupaten Indramayu, pada Rabu (29/4/2026).
Kepala Kantor Kemenhaj Kabupaten Purwakarta, Syamsi Mufti menyampaikan, pihaknya hari ini sudah meminta kepada seluruh Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU) dan calon jemaah haji untuk mengumpulkan koper besar.
“Sebelum dikumpulkan para KBIHU masing-masing sudah menimbang berat koper agar tidak melebihi 32 kilogram, termasuk barang bawaan yang boleh dibawa,” ujar Syamsi kepada wartawan.
Selain itu, Ia juga sudah meminta kepada KBIHU yang selama ini membimbing para calon jemaah haji agar memberikan imbauan soal isi koper tersebut, karena keperluan dan kebutuhan haji sudah disediakan oleh Kementerian Haji dan Umrah.
“Termasuk membawa barang elektronik, seperti power bank yang melebihi kapasitas. Bawa rokok lebih 200 batang atau cairan yang bisa membahayakan harus diingatkan,” katanya.
Syamsi menjelaskan total koper yang terkumpul mencapai 445 buah, terdiri atas 441 koper milik jemaah serta empat koper titipan petugas kloter. Setelah koper terkumpul, selanjutnya dikirimkan ke asrama haji sebelum keberangkatan jemaah haji.
Diketahui, total keberangkatan calon jemaah haji Kabupaten Purwakarta terbagi dalam dua kloter, dengan rincian satu kloter utuh dari Purwakarta masing-masing berisi 445 jemaah, serta satu kloter gabungan bersama Kabupaten Indramayu dan Cirebon.
Sementara, untuk kloter 12 KJT akan berangkat pada 29 April 2026 yang diikuti sebanyak 445 jemaah. Sedangkan kloter 40 KJT yang merupakan gabungan dengan Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Cirebon akan berangkat pada 19 Mei 2026 dan diikuti sebanyak 39 jemaah. (Rsd)

