Korban Miras Oplosan di Subang Dimakamkan

oleh -55 Dilihat

Garisjabar.com- Sebanyak delapan pemuda dilaporkan tewas secara bertahap sejak Senin (9/2/2026) hingga Rabu (11/2/2026) usai menenggak minuman keras (miras) oplosan. Para korban merupakan warga Karanganyar dan Soklat, Subang.

Korban tewas berasal dari berbagai kelompok yang menggelar pesta miras pada Minggu (8/2/2026), korban miras mulai berjatuhan sejak hari Senin hingga Rabu malam tadi.

Sementara itu, dari enam korban tewas di RSUD Subang, dan dua lainnya tewas di (RSPTPN) Subang.

Salah satu korban miras oplosan tersebut dimakamkan keluarga di tempat pemakaman umum Dunguswiru, Kelurahan Cicadung Subang, pada Kamis ( 12/2/2026) pagi.

Cuneng sebagai tetangga korban yang ikut memakamkan mengatakan, memang dirinya sudah biasa minum-minuman keras.

” Hari ini yang meninggal dua orang, tapi yang dimakankan sekarang sebarnya meninggalnya dari kemarin, dan yang satu lagi malam tadi,” kata Cuneng. Kamis (12/2/2026).

Ia mengaku, mereka minum miras gembling dengan dicampur serbuk penambah energi.” Kalau yang ini satu tempat di Pasar, sudah biasa minum setiap hari,” ucap Cuneng.

Dari kedelapan korban tewas yaitu, Ahmad Zaenal (42), Taufik Sandi (37), Asta Dara Aini (19), Anton Ramdani (42), Yuyu Wahyudin (42), Dede Candra Nugraha (30), inisial Y (21), inisial AHM (54), kedelapan itu merupakan warga Subang.

Sementara, Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita mengaku seringkali menertibkan penjual miras tersebut, namun tetap nekad membandel ketika tidak ada petugas.

Bahkan, ada dua orang yang masih mendapatkan perawatan secara insentif di RSUD Subang, sementara para penjual miras terlihat tutup.

Hingga pihak kepolisian belum memberikan keterangan terkait tewasnya delapan orang akibat miras oplosan tersebut. (Rsd)