Ketua DPD Partai PSI Sebut Banyaknya Beredar Berita Hoaks Terkait Abang Ijo, Ini Penjelasannya

oleh -45 Dilihat

Garisjabar.com- Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Purwakarta, Hoerudin, menyampaikan, dengan adanya informasi yang beredar berita hoaks terkait Abang Ijo Hapidin.

Menurut Hoerudin saat dimintai tanggapannya terkait isu keretakan hubungan antara Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein dengan Wakil Bupati Purwakarta Abang Ijo Hapidin.

Sehingga isu ini bermula dari komentar Abang Ijo Hapidin di akun Instagram @purwakartaupdate yang mengaku tidak pernah dilibatkan oleh Bupati Purwakarta dalam berbagai kegiatan.

“Pertama-tama, saya tegaskan, bahwa itu benar Abang Ijo Hapidin yang berkomentar. Bukan akun palsu, bukan pula akun yang diretas. Akun itu satu-satunya akun yang dimiliki Abang Ijo dan dikelola langsung oleh beliau,” ujar Hoerudin saat dikonfirmasi wartawan, Sabtu (28/2/2026) malam.

Hoerudin mengatakan, komentar tersebut bahkan sudah diklarifikasi langsung oleh Abang Ijo di akun Tiktok @bangwabup.purwakarta.

“Kami membaca komenan tersebut adalah bentuk kekecewaan sekaligus tanggung jawab Abang Ijo Hapidin kepada masyarakat sebagai Wakil Bupati Purwakarta,” kata Hoerudin.

Ia menyebutkan, Abang Ijo Hapidin merasa khawatir dengan tingkat kepuasan masyarakat atas satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Purwakarta yang hanya 37 persen.

“Kalau hal ini dibiarkan, bisa jadi kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan Om Zein dan Abang Ijo menjadi rusak, sehingga harus ada pembenahan,” ujar Hoerudin.

Menurutnya, pernyataan Abang Ijo Hapidin bukanlah narasi yang dibuatnya, melainkan komentar dan juga rasa prihatin terhadap tingkat kepuasan masyarakat yang ada di angka 37 persen.

“Sebagai pimpinan kami, kami membaca bahwa Abang Ijo Hapidin merasa perannya kurang, baik itu terkait pembagian tugas maupun dalam pemerintahan,” kata Hoerudin.

Saat disinggung ada isu yang menyebutkan Abang Ijo Hapidin akan mundur dari jabatannya sebagai Wakil Bupati Purwakarta, Hoerudin tegas membantahnya.

“Itu salah total, tidak mungkin, karena beliau sudah bersumpah untuk menjalankan tugas sampai tuntas. Abang Ijo tidak akan mundur, karena beliau dipilih oleh masyarakat, berarti harus mengabdi kepada masyarakat. Kalau tidak tuntas berarti mengkhianati masyarakat,” ucapnya. (Rsd)