PURWAKARTA, garisjabar.com- Anak berusia 13 tahun tewas saat tengah melihat proyek perbaikan saluran air di depan perumahan Bumi Jaya Indah (BJI), Kelurahan Munjul Jaya, Kecamatan Purwakarta, Rabu (4/11/2020).
Hal ini, anak tersebut bernama Asep Aprian. Saat kejadian berawal ketika para pekerja tengah menggali saluran air di sebuah gapura pada proyek perbaikan saluran air. Korban tersebut tewas tertimpa gapura yang tiba-tiba ambruk diduga akibat kondisi tanah yang labil.
Namun itu, kakek korban, Dayat yang juga salah seorang pekerja di sana menyampaikan cucunya mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala lantaran tertimpa gapura yang ambruk. Cucunya pun kemudian sempat dibawa ke Rumah Sakit Bayu Asih. Namun, nyawanya tak dapat tertolong.
“Saya tidak tahu awal mulanya. Hanya abah ada di sana tiba-tiba ada suara gemuruh dan gapura roboh. Saat abah liat ternyata cucu abah yang tertimpa yang saat itu asyik menonton pekerja proyek,” katanya di RS Bayu Asih.
Selanjutnya, Dayat menyebutkan cucunya sudah dilarang dan diminta menjauh dari proyek. Namun, karena anak-anak sehingga dirinya mengabaikan imbauan itu.
“Waktu kejadian itu abah sedang mengukur kedalaman. Saat roboh di sampingnya itu sedang dikerjakan dan samping gapura itu ada saluran air. Mungkin karena tanahnya labil jadi roboh,” ujarnya.
Sementara lokasi kejadian kemudian langsung digaris polisi oleh pihak kepolisian. Kini, pihak kepolisian pun tengah melakukan penyelidikan terkait adanya kelalaian dari para pekerja proyek yang menyebabkan ambruknya gapura yang menewaskan seorang anak. (Rsd)

