Warga Desa Cadasmekar Keluhkan Bau Tak Sedap, Diduga dari Limbah Dapur SPPG

oleh -83 Dilihat

Garisjabar.com- Warga kampung Babakan, Desa Cadasmekar, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawab Barat, mengeluhkan limbah dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Warga mengeluhkan dengan bau tak sedap yang diduga berasal pembuangan bekas makanan saluran air yang dibuat seperti bak penampungan.

Salah satu warga yang enggan disebutkan namanya, setiap waktunya saluran air yang dibelakangnya bau tak sedap apalagi saat turun hujan.

“Apalagi saat turun hujan, mengeluarkan bau tak sedap,” kata salah satu warga yang berdekatan dengan dapur (SPPG). Sabtu (14/2/2206).

Sementara itu, warga pun sebelumnya pernah mempertanyakan dapur SPPG dan bagaimana kondisi Instalasi Pengolahan air limbah (IPAL) tersebut.

Bahkan, bau tak sedap itu tetap dirasakan warga yang melintas atau yang berdekatan dengan dapur SPPG.

Ia berharap, pengelola SPPG melakukan perbaikan agar dapur tersebut yang memproduksi makanan MBG tidak lagi menimbulkan ketidaknyamanan bagi warga sekitar.

“Kalau bisa jangan dibuatkan bak penampungan yang hanya ditutup begitu saja, tetap aja bau tak enak,” ujarnya.

Sementara, Suhendar sebagai kordinator staf MBG (Makan Bergizi Gratis), khususnya di tingkat dapur (SPPG) mengklaim sudah melakukan perbaikan terhadap pembuangan air atau IPAL.

Lanjut Suhendar, dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pemiliknya namanya Linda. “Ya nanti saya sampaikan ke Dian, sekarang lagi di Bojong ada rapat,” kata Suhendar.

Pemilik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Linda, saat dihubungi oleh awak media melalui seluler tidak dijawab mengenai soal pembuangan air atau IPAL.

Selain itu, kapasitas IPAL di dapur MBG tersebut kurang besar, yang seharusnya memakai trap untuk menjaga kualitas agar jernih dan tidak bau. (Rsd)