Tanggul Jebol Sekitar Pukul 2.00 WIB, Ribuan Rumah Terendam

oleh -3 Dilihat

Garisjabar.com- Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Subang, Udin Jazudin mengatakan, sekitar pukul 2.00 WIB Sungai Cipunagara meluap sampai air tersebut di atas 700 (MDPL) hingga air masuk ke pemukiman warga.

Selain terendam ribuan rumah warga dan ribuan hektar sawah, hingga ratusan warga terpaksa mengungsi karena rumahnya terendam banjir.

Menurut Udin Jazudin, untuk para pengungsi sudah ditempatkan di Gor, bahkan ada yang di Flyover karena sudah tidak terbendung.

“Kalau tiga hari kebelakang masih 100 pengungsi, kalau untuk sekarang bertambah menjadi 800 pengungsi,” kata Udin Jazudin. Jumat (30/2026).

Ia mengatakan, untuk tanggul yang jebol belum bisa dibendung, dikarenakan air tersebut cukup deras.

“Kalau ditangani sekarang belum efektif karena air cukup deras sekali, apalagi memakai karung atau Giobek masih tetap kesusahan,” ujarnya.

Menurutnya, yang terdampak ada 8 kecamatan, sebelumnya 6 kecamatan, untuk jumlah rumah warga yang teredam belum terdata semuanya, karena berubah-rubah hingga bertambah.

“Yang terisolir di Legon, Bogos, kemudian Dukuh, dan Ciasem,” katanya.

Sementara, BPBD Kabupaten Subang, berkolaborasi bersama pemerintahan Pusat, Provinsi, dan pemerintah Subang,” Kami membutuhkan bantuan dari BPBD Pusat,” ucapnya. (Rsd)