Musda Dekopinda Pilih Abdul Latief Sebagai Ketua

oleh -3 Dilihat

Garisjabar.com- Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kabupaten Purwakarta memilih dan menetapkan Abdul Latief sebagai ketua periode 2025–2030.

Musda yang digelar di Hotel Grand Situ Buleud Purwakarta, akhir pekan kemarin ini, dihadiri Ketua Dewan Koperasi Indonesia Wilayah (Dekopinwil) Jawa Barat, Yuke Mauliani Septina.

Turut hadir, Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian (DKUPP), Hariman Budi Anggoro, yang mewakili Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein.

Ketua Panitia Musda Dekopinda Kabupaten Purwakarta, Tata Sasmita, menyampaikan, musda merupakan kewajiban organisasi untuk menjaga legitimasi kepemimpinan dan memastikan koperasi tetap adaptif terhadap dinamika ekonomi.

“Alhamdulillah Musda Dekopinda Kabupaten Purwakarta berjalan tertib dan demokratis. Terpilihnya kembali Bapak Abdul Latief menjadi momentum penting untuk membawa Dekopinda Kabupaten Purwakarta ke arah yang lebih baik,” ujar Tata saat dikonfirmasi, Senin (2/2/2026).

Ketua Dekopinda Kabupaten Purwakarta yang terpilih, Abdul Latief, mengatakan terima kasih atas kepercayaan peserta musda dan menegaskan komitmennya untuk menjadikan Dekopinda sebagai rumah besar gerakan koperasi di Kabupaten Purwakarta.

“Dekopinda harus menjadi motor penggerak agar koperasi semakin sehat, mandiri, dan berdaya saing. Tantangan ekonomi ke depan semakin kompleks, sehingga kolaborasi antara pengurus, pemerintah, dan pelaku usaha menjadi kunci,” katanya.

Ia pun menegaskan fokus kepemimpinannya akan diarahkan pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia koperasi, serta mendorong koperasi agar hadir sebagai solusi ekonomi yang memberi manfaat nyata bagi anggota dan masyarakat.

“Alhamdulillah musda tahun ini berjalan lancar dan anggota kembali memberi kepercayaan kepada saya untuk menakhodai Dekopinda Kabupaten Purwakarta masa bakti 2025-2030,” ucap Abdul Latief.

Terpisah, Kepala DKUPP, Hariman Budi Anggoro mengajak pengurus Dekopinda Kabupaten Purwakarta yang untuk bersama-sama meningkatkan koperasi yang tidak aktif untuk diaktifkan kembali.

“Disini kita kan punya banyak PR di mana banyak koperasi yang kondisinya sehat, kurang sehat dan tidak sehat. Dengan kepengurusan yang baru ini mari kita bersama-sama menyelesaikan itu semua demi kemajuan koperasi di Kabupaten Purwakarta,” ujar Hariman.

Menurutnya, tantangan koperasi ke depan menuntut kepemimpinan yang komunikatif, inovatif, serta mampu beradaptasi dengan perubahan, termasuk penguatan kelembagaan dan peningkatan daya saing usaha koperasi di tingkat lokal.

Lebih lanjut, Hariman menegaskan pentingnya peran koperasi dan Dekopinda sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menyelesaikan berbagai persoalan, seperti kemiskinan, pengangguran, pemberdayaan masyarakat, hingga sektor pertanian.

“Untuk Ketua Dekopinda terpilih, saya berpesan harus berani meregenerasi pengurus. Kemudian, mampu membuat terobosan dengan digitalisasi dan mengajak generasi muda, terutama Gen Z untuk lebih mencintai koperasi,” kata Hariman.

Ia menyebutkan, di tengah arus perubahan zaman yang semakin cepat, koperasi tidak lagi hanya identik dengan simpan pinjam atau toko kelontong, melainkan, dituntut bertransformasi, memanfaatkan teknologi digital dan telekomunikasi demi menjawab tantangan zaman dan memperluas manfaat bagi anggotanya.

“Persaingan usaha semakin ketat, ekspektasi konsumen berubah, dan teknologi berkembang pesat. Untuk tetap relevan, koperasi harus mampu beradaptasi dan memanfaatkan teknologi sebagai alat transformasi,” ungkapnya.

Hariman menjelaskan, anak-anak muda generasi milenial dan Gen Z saat ini lebih tertarik dengan kripto. Untuk itu, Dekopinda bersama pemerintah Kabupaten Purwakarta harus dapat mengajak generasi muda tertarik dengan koperasi.

“Harapan kita, kepengurusan Dekopinda yang baru nanti bisa menjembatani kepentingan masyarakat secara lebih luas dan modernisasi koperasi ini diharapkan dapat membuat koperasi lebih bankable dan transparan,” kata Hariman. (Rsd)