Mahfud MD Minta Kegiatan Belajar di Natuna Tetap Berjalan

oleh -138 Dilihat

Garisjabar.com- Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud Md meminta agar kegiatan belajar mengajar di Natuna tetap berjalan.

Hal ini, dikatakan Mahfud, setelah Pemerintah Kabupaten Natuna membuat kebijakan untuk meliburkan sekolah selama dua pekan menyusul kekhawatiran terhadap penyebaran virus corona. Diketahui, lokasi tersebut kekinian menjadi tempat karantina WNI yang sudah dievakuasi dari Wuhan.

“Pendidikan, sekolah, supaya diselenggarakan seperti biasa, tidak ada hari libur,” ujar Mahfud di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (4/2/2020).

Hal ini, Mahfud menjamin, jika lokasi karantina bagi ratusan WNI tidak membahayakan masyarakat sekitar. Sehingga, ia meminta agar seluruh sekolah tidak diliburkan.

“Jadi memang tidak apa-apa. Semua yang sekarang ada di Natuna yang dipulangkan dari RRC itu dalam keadaan sehat,” katanya.

Namun itu, sebanyak 237 WNI serta satu WNA kekinian berada di Natuna untuk menjalani karantina menyusul epidemi virus corona atau coronavirus yang dinyatakan sebagai keadaan darurat global oleh World Health Organization (WHO).

Namun, sebelumnya surat keputusan meliburkan sekolah itu dibuat Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Wan Siswandi. Dan diedarkan ke sekolah-sekolah di sekitaran Pulau Bunguran itu.

Edaran itu dikeluarkan untuk sekolah-sekolah di beberapa kecamatan seperti, seperti Kecamatan Bunguran Timur, Bunguran Barat, Bunguran Batubi, Bunguran Tengah dan Bunguran Timur Laut.

Sehingga, terhitung 3 Februari hingga 17 Februari 2020. Dalam masa libur tersebut, anak sekolah diminta tidak melakukan aktivitas di luar rumah. (Rht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *