Lahan Tidur Jadi Sorotan Publik Serangpanjang Subang

oleh -15 views

 

SUBANG, garisjabar.com- Bukit Nyomot yang berada di daerah Serangpanjang, Kabupaten Subang jadi sorotan publik.

Namun, enam kecamatan tersebut menjadi tempat lain, semenatar Bupati  Kang Jimat selalu menerima tamu dan menggelar rapat soal itu.

Bupati Subang  Kang Jimat, pada saat coffe morning dengan awak media Persikas Kelurahan Soklat Subang, Jumat (9/4/2021). Namun Ia menyebutkan, bukit nyomot sebagai kunci kemakmuran masyarakat Subang.

“Sejauh ini, bukit nyomot ini menjadi lahan tidur atau tidak produktif. Padahah bukit nyomot ini memiliki potensi jika digarap secara benar,” kata Kang Jimat.

Selain itu, bukit nyomot itu sebagai area ketahanan pangan dengan beberapa program peningkatan kesejahteraan dan penguatan ekonomi diarahkan ke bukit nyomot Subang,” ujarnya.

Lanjut Bupati Subang, bahwa lahan tidur di bukit nyomot yang berada di lahan Perhutani tersebut seluas 6000 herktar. Namun, sebelumnya, bukit itu dihuni babi hutan.

“Lahan tidur kita bangunkan dijadikan sebagai potensi untuk menggerakan ekonomi masyaraat. Di sana, diantaranya kita buka untuk pertanian dan peternakan,” katanya.

Ia mengatakan, 5000 hektare lahan tidur itu untuk dimanfaatkan dengan ditanami dengan palawija, sedangkan yang 1000 Hektarnya lagi akan dijadikan lahan peternakan sapi.

“Kita bisa menanam Duren, mangga, Manggis, Pisang, Singkong dan tanamanlainnya  selain Gunung menjadi hijau juga ada,manfaatnya untuk kesejahteraan warga dari segi perekonomiannya meningkat,” ungkapnya.

Namun, pihaknya BRI sudah menggandeng peternakan sapi tersebut.

“Bank menyiapkan ternaknya, warga mengelola dan menikmati hasilnya,” katanya.

Menurutnya, mudah-mudahan mimpi ini bisa terwujud demi kemakmuran dan kesejahteraan warga Subang. (Rsd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *