Garisjabar.com- Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama lintas instansi mulai mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026 dalam rangka pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri 1447 H.
Salah di antaranya menyiapkan area checkpoint atau titik pemeriksaan kendaraan angkutan umum di bekas Rest Area KM 81 Tol Cikopo-Palimanan (Cipali), wilayah Kecamatan Cibatu, Kabupaten Purwakarta.
Kakorlantas Mabes Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, mengatakan, checkpoint ini merupakan program yang telah direncanakan sejak tahun lalu dan baru dapat direalisasikan pada Operasi Ketupat tahun ini.
“Checkpoint ini kami siapkan khusus untuk pemeriksaan kendaraan angkutan umum seperti bus dan travel. Mulai dari kelayakan kendaraan, kelengkapan administrasi, hingga pemeriksaan kesehatan pengemudi dan penumpang,” ujar Agus saat meninjau langsung lokasi, Selasa (24/2/2026).
Agus pun menegaskan bahwa Operasi Ketupat 2026 mengusung tagline “Mudik Aman, Keluarga Bahagia”. Lewat tagline ini, Polri bersama seluruh stakeholder ingin memastikan kehadiran negara dalam menjamin keselamatan masyarakat selama perjalanan mudik dan balik Idulfitri.
“Ini tak hanya perjalanan mudik dan balik, tetapi soal keselamatan pengguna jalan sampai tiba di tujuan. Karena itu, pemeriksaan kendaraan dan pengemudi menjadi prioritas,” katanya.
Selain di KM 81 Tol Cipali, Agus menjelaskan, checkpoint serupa juga akan disiapkan di sejumlah wilayah Polda yang dilintasi jalur mudik nasional.
Pemeriksaan itu, menurutnya, akan difokuskan pada kendaraan bus dan travel karena moda transportasi ini mengangkut penumpang dalam jumlah besar.
Ia pun menyampaikan, pelaksanaan checkpoint dilakukan secara terpadu dengan melibatkan berbagai instansi, mulai dari Kementerian Perhubungan, tenaga kesehatan, hingga PT Jasa Raharja.
Namun, seluruh layanan pemeriksaan dipastikan gratis bagi pengemudi maupun operator angkutan umum.
Direktur Utama Jasa Raharja mengatakan bahwa pihaknya akan menyiapkan pos pelayanan terpadu di KM 81 Tol Cipali sebagai bagian dari 25 pos serupa yang tersebar di jalur mudik nasional.
“Pos ini akan mendukung pemeriksaan kesehatan pengemudi, dan menyediakan informasi jalur mudik, titik rawan kecelakaan, hingga potensi kemacetan. Semua dilakukan untuk menekan angka kecelakaan dan fatalitas,” ungkapnya.
Sementara, Direktur Jalan Bebas Hambatan Kementerian Pekerjaan Umum, Dedy Gunawan, memastikan dukungan penuh terhadap kesiapan infrastruktur jalan.
Bahkan Ia menargetkan perbaikan jalan berlubang, baik di ruas tol maupun jalan arteri nasional, rampung H-10 hingga H-7 Lebaran.
“Termasuk jalan arteri Pantura dan jalur utama lainnya, kami pastikan siap dilintasi pemudik,” ucapnya. (Rsd)

