Gugus Tugas Provinsi Jabar Harus Lebih Ketat, Warga Hobi Mancing di Jatiluhur

oleh -818 Dilihat

PURWAkARTA, garisjabar.com- Waduk Jatiluhur Purwakarta yang menjadikannya sebagai salah satu pilihan wisata bagi wisatawan asal dua daerah tersebut. Selain itu, banyaknya komunitas mancing yang masuk diberbagai daerah salah satunya Kabupaten Bandung Barat, untuk wisatawan yang sekedar hobi mancing ke danau Jatiluhur tanpa menjaga 5M.

Menurut Ketua LPKSM Kaliber Purwakarta Prima Jaya mengatakan, kepada tim Gugus tugas Provinsi Jabar, harus lebih ketat lagi terhadap masyarakat yang berasal dari Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Barat Barat juga sekitarnya.

Kabupaten Bandung Barat salah satu zona merah wilayah berisiko tinggi penyebaran Covid-19 di Jawa Barat. Namun masyarakat yang hendak pergi ke Jatiluhur untuk hobi mancing menjadikan sebagai salah satu klaster penyebaran Covid-19 di sejumlah daerah.

Oleh karena itu, masyarakat yang hendak pergi ke danau Jatiluhur untuk wisata dan hobi mancing perlu menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Menurutnya, tujuannya untuk melindungi masyarakat Purwakarta dari terpapar Covid-19 oleh orang-orang dari wilayah zona merah.

Selama masa pandemi, ia menuturkan, tempat wisata termasuk ke dalam kategori tempat yang rentan menjadi lokasi penularan. Sebab, banyak orang beraktivitas di lokasi tersebut yang datang dari berbagai tempat.

Kata Ketua LPKSM Kaliber Prima Jaya menyampaikan, komunitas mancing yang masuk ke danau Jatiluhur Purwakarta, mereka berpotensi menularkan Covid-19 kepada masyarakat Purwakarta.

“Banyaknya masyarakat Kota Bandung dan Kabupaten Bandung masuk ke Purwakarta terutama yang hobi mancing ke danau Jatiluhur itu bisa ribuan orang,” kata Prima Jaya. Sabtu (19/6/2021).

Selain itu, pihak gugus tugas Covid-19, PJT II Jatiluhur harus selektif,”Kalau perlu razia KTP untuk yang masuk Jatiluhur, kalau KTP luar Purwakarta lebih baik suruh balik lagi soalnya Bandung kan lagi zona merah semuanya,” ucap Prima Jaya. (Rsd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *