BANDUNG, garisjabar.com- Anggota DPRD DKI Jakarta melakukan kunjungan kerja ke Dinas Koperasi dan Usaha Kecil (KUK) Provinsi Jabar. Dalam kunjungan tersebut, yang didampingi oleh Gubenur Ridwan Kamil tentang program OPOP yang menjadi salah satu unggulan pemberdayaan ekonomi di Jabar.
Sementara, anggota DPRD DKI Jakarta Idris Ahmad mengatakan, pihaknya akan mengadopsi keberhasilan OPOP di Jabar untuk pemberdayaan UMKM di Jakarta.
Ridwan Kamil mengatakan, akan mendorong agar pesantren program OPOP mampu berproduksi dan memasarkannya di pasar lokal hingga global. Targetnya lima pesantren harus bisa melaksanakan ekspor. Salah satunya yang akan dilakukan pesantren di Tasikmalaya , mengekspor udang Vaname.
Selain itu, usaha budidaya udang jenis Vaname. Akhir Juni ini sudah dipanen, dan awal Juli akan di ekspor ke beberapa negara Asia.
“Negara tujuan ekspor Malaysia, Taiwan, dan Singapura,” kata Ridwan Kamil. Sabtu (29/5/2021).
Namun itu, upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pengembangan ekonomi pesantren merupakan hal penting karena pesantren merupakan lembaga yang sering dijadikan role model dan memiliki pengaruh luar biasa bagi masyarakat di sekitarnya.
Sementara, untuk mengembangkan ekonomi yang dilakukan di pondok pesantren, akan memberi dampak luas sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat.
Ridwan Kamil menyampaikan, program OPOP sejak dimulai 2019 lalu hingga saat ini sudah menyasar sebanyak 1.574 pesantren di 27 kabupaten dan kota di Jabar.
Kata Ridwan Kamil, Ada sepuluh bidang usaha yang dikembangkan. Diantaranya yaitu bidang makanan, peternakan, fashion, perikanan, pertanian, perdagangan, kerajinan tangan, layanan jasa, minuman dan usaha jenis lainnya.(Frn)

