Dishub Purwakarta Anggarkan Ratusan Juta Rupiah Untuk Belanja Bahan Bakar

oleh -176 views

PURWAKARTA, garisjabar.com- Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta menganggarkan tiga ratus enam puluh delapan juta empat ratus satu ribu tiga ratus enam puluh lima rupiah (368.401.365) untuk kegiatan belanja bahan-bahan bakar dan pelumas dengan metode ‘pengadaan langsung.

Hal itu, diketahui dalam sistem rencana umum pengadaan barang/jasa pemerintah dengan kode RUP : 29263713 dengan waktu pemilihan bulan April tahun 2021.

Sementara, Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2021 Tentang Perubahan atas Perpres Nomor 16 Tahun 2018 tentang pengadaan barang/jasa pemerintah maksimal anggaran yang memakai metode pengadaan langsung paling banyak 200 juta. Dijelaskan dalam Perpres tersebut khususnya dalam pasal 38 ayat tiga : Pengadaan langsung sebagaimana dimaksud pada ayat 1 huruf (b) dilaksanakan untuk barang/pekerjaan konatruksi/jasa lainnya yang bernilai paling banyak Rp200.000.000 (dua ratus juta rupiah).

Pada saat ditemui dikantornya oleh awak media pada hari Jumat (10/9/2021). Menanggapi persoalan tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Purwakarta, Iwan Suroso mengungkapkan, kegiatan tersebut melebihi angka yang sudah tertera di Perpres dikarenakan barangnya yang spesifik.

“Cukup dengan MOU, Kan sudah jelas barangnya spesifik dari pertamina, karena memang sudah tersedia tinggal kita membuat MoU,” kata Iwan Suroso.

Namun Ia juga menilai, kegiatan pengadaan langsung boleh diangka 200 juta dengan melihat situasi penganggaran. ” Di Perpres itu juga kan disebutkan barang dan jasa lainnya,barang dan jasa lainnya apa sih? itu seperti alat pengadaan alat kantor speaifik tidak ? jangan salah lho bensin kan spesifik,” ucap Iwan.

Bahkan sudah dua kali awak media mendatangi ke dinas (UPKBJ). Rudi sebagai Unit Pengadaan Kegiatan Barang dan Jasa di kantornya melalui penerima tamu yang merupakan siswa yang sedang magang itu menyampaikan ia sedang UPH.

“Iya tadi mah keluar rapat dengan bupati,” kata siswa yang magang. Senin 20/9/2021).

Namun, kedua kalinya ia mengatakan sedang rapat dengan bupati, setelah di cek Bupati Purwakarta Ambu Anne ada di rumah dinas sedang pengajian.

Sementara itu, awak media mau konfirmasi soal anggaran tersebut. awak media dalam melaksanakan fungsi, hak, kewajiban dan peranannya, pers menghormati hak asasi setiap orang, karena itu pers dituntut profesional dan terbuka untuk dikontrol oleh masyarakat. (Rsd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *