Garisjabar.com- Lagi- lagi tenaga kebersihan outsourcing di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, belum dibayar upah selama dua bulan ini.
Padahal para tenaga kebersihan selalu pekerjaan yang beresiko tinggi, bahkan bisa merengut nyawa dengan taruhannya.
Mereka bertugas untuk mengambil sampah, hingga kotoran yang dia ambil untuk di angkut ke TPA.
Seorang petugas kebersihan di Kabupaten Purwakarta, inisial T (40) mengaku sudah dua bulan belum menerima upah kerjanya.
“Seharusnya yang di utamakan gaji dulu jangan berkas, belum di gaji dua bulan,” kata T dengan kesal. Selasa (24/2/2026).
Sementara, para petugas kebersihan dituntut untuk bekerja oleh Dinas terkait.” Saya di suruh kerja terus, namun bilangnya dinas lagi di proses terus,” ujarnya.
Ia mengaku, merasa lelah dengan kondisi seperti ini, tetapi karena tuntutan keluarga tidak bisa menolak harus berpasrah diri.
“Kalau seperti ini saya juga bingung, kan anak istri harus makan juga ditambah ke warung hutang sudah banyak yang belum di bayar,” ucapnya. (Rsd)

