Garisjabar.com- Ribuan warga di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, berebut ikan mabuk di Waduk Jatiluhur pada Minggu (25/1/2026).
Mereka berkumpul di Dermaga Servis Jatiluhur untuk membeli ikan yang mabuk akibat cuaca ekstrem.
Ujang (43) Warga Desa Munjuljaya, Kecamatan Purwakarta, mengatakan sengaja datang Dermaga Servis Jatiluhur untuk membeli ikan mas yang mabuk.
” Sengaja datang ke sini untuk melihat ikan pada mabuk, ya akhirnya juga saya membeli ikan mas 2 kilogram, 1 kilogramnya Rp 10000 rupiah,” kata Ujang. Minggu (25/1/2026).
Senada dengan Endah (36) membeli ikan mabuk yang masih segar untuk di konsumsi.” Ini ikannya bukan keracunan, tetapi ikan mabuk akibat cuaca ekstrem. Ini masih bisa di konsumsi, ucap Endah warga Kembang Kuning.
Bahkan warga sekitar banyak yang berburu ikan yang kekurangan oksigen di dalam air yang disebut sebagai ikan mabuk. Di Danau Jatiluhur, mereka bisa menemukan ikan berbagai jenis ikan. Warga pun menggunakan sejumlah peralatan, seperti jaring dan kain. Bahkan dapat pula dengan tangan kosong.
Akibat cuaca buruk yang terus menerus di guyur hujan hingga mendung tanpa ada sinar matahari membuat suhu air menurun drastis dan memicu naiknya air dari dasar waduk ke permukaan.
Selain itu, menyebabkan massal ikan di Keramba Jaring Apung (KKJA) mabuk hingga mati.
Matinya ribuan ton ikan terssbut, menyebabkan kerugian besar bagi para petani. ( Rsd)

