Tiga Pemuda Muba Gelar Aksi Damai, Pertanyakan Realisasi Dana HSSE PT Petro Muba

oleh -345 Dilihat

Garisjabar.com- Sujarnik, Detra, dan Fitriandi, tiga pemuda putra daerah Muba, melakukan aksi damai di depan kantor Bupati dan di halaman kantor DPRD Musi Banyuasin (Muba) pada Senin, (14/7/2025).

Sementara, dalam orasinya, Sujarnik mempertanyakan realisasi penggunaan dana HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) oleh PT Petro Muba Holding (BUMD) yang diperoleh dari PT Pertamina EP Ramba Field dari 2019 sampai 2024.

Sujarnik meminta agar pimpinan PT Petro Muba menjelaskan berapa besar anggaran dana HSSE Petro Muba selama 5 tahun tersebut.

Menurutnya, hanya masyarakat Babat dan Kukui serta Sungai Angit yang menerima dana HSSE, sementara daerah lain tidak menerima, sehingga ada ketidakadilan dalam hal ini.

Sujarnik juga mempertanyakan transaksi keuangan PT Petro Muba pada tahun buku 2022-2023 sebesar Rp 1.044.000.000.000,00 dan meminta penjelasan tentang keuntungan PT Petro Muba satu tahun terakhir.

Detra menambahkan bahwa di Muba ada 565 sumur tua dan puluhan ribu sumur yang dikelola masyarakat, sehingga pemerintah berbisnis gelap.

Fitriandi mengatakan bahwa masalah illegal drilling dan illegal refinery di Muba ini otak dan biang keroknya adalah PT Petro Muba. Setelah berorasi selama hampir satu jam, mereka diundang langsung berdialog di ruang Rapat Ketua DPRD Muba.

Ketua DPRD Muba Afitni Junaidi Gumay, mengatakan bahwa aspirasi mereka akan disampaikan kepada Eksekutif dan pihak terkait, serta akan dijadwalkan untuk RDP dengan PT Petro Muba kedepannya. (Syaiful)