Usia Dini Sangat Rentan Kanker Payudara

oleh -5 views

BOGOR-Garisjabar.com

Usia dini sangat rentan terhadap kanker payudara, hal itupun diungkapkan oleh Ketua Yayasan Kanker Payudara Indonesia Linda Amalia Sari Gumelar, saat melaksanakan Sosialisasi di Aula Dinkes Kabupaten Bogor. Kamis (3/10/2019).

“Memang usia dari mulai 15 sampai 18 itu sangat rentan terhadap kanker payudara,” ujar Linda.

Ia mengatakan, terkait pemilihan Kabupaten Bogor sebagai tempat ke dua dari Kudus dalam sosialisasi kanker payudara ini, karena lokasinya sangat strategis. Dan memang penduduk yang terbanyak di Indonesia yaitu Bumi Tegar Beriman.

“Penduduknya kan lima juta, pasti 50 persennya itu perempuan, bukan berarti potensi kanker payudara nya sangat besar, tapi penduduknya ini lah yang menjadi sorotan,” kata dia.

Sambung, Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia tahun 2012 ini menjelaskan, tidak hanya perempuan saja yang mengidap kanker payudara, akan tetapi laki-laki pun bisa mengidapnya, maka dari itu disini YKPI perlu mensosialisasikan kepada masyarakat, terutama kader yang memang ada saat ini.

“Karena pasti akan didorong oleh bupati sendiri, karena Bupati Bogor kan memang wanita, melalui sadar dalam usia dini (Sadari) inilah, yang penting untuk menjaga kondisi kesehatan bahayanya kanker payudara,” ujar dia.

Linda menjelaskan , terkait rentan terkena kanker payudara ini dikisahkan usia 40-45 itu sangat rentan sekali terhadap penyakit tersebut. Faktor penyebab lain juga bisa terjadi dari segi tidak menyusui, Genetik, Gaya Hidup, Alkohol, Rokok serta makanan yang berlemak.

“Karena itu bisa memicu terjadinya penyakit kanker payudara,” katanya.

Namun di bulan peduli Kanker Payudara ini (Oktober), dirinya hampir setiap hari melakukan sosialisasi bersama anggotanya untuk mengingatkan sejak dini mungkin, tidak hanya itu dirinya juga sudah mempunyai mobil yang memang tujuannya jemput bola, untuk melakukan pengecekan sejak dini mungkin dalam pengecekan kanker payudara.

“Kita juga nanti akan pergi ke Tenggarong dan Samarinda, untuk mensosialisasikan dan pelatihan terhadap kanker payudara,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Bupati Bogor Ade Yasin akan menginstruksikan sejak hari ini, terkait bahayanya kanker payudara. Maka dari itu, dirinya sangat mendukung adanya sosialisasi terkait kesehatan kanker payudara, dan nanti harus disosialisasikan kepada masyarakat oleh kader perempuan yang sekarang hadir.

“Karena kalau sudah lanjut sangat bahaya, maka harus dideteksi sejak dini mungkin,” ucap Ade Yasin. (Rht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *