PURWAKARTA, garisjabar.com- Karyawan Giant Purwakarta 16 orang dinyatakan terkonfirmasi positif corona hasil swab tes yang telah dilakukan beberapa waktu lalu. Namun, disampaikan langsung oleh Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Purwakarta yang juga sebagai Kepala Dinas Kesehatan Purwakarta, Deni Darmawan. Rabu (2/12/2020).
Hal ini, Deni Darmawan mengatakan, hasil swab karyawan Giant Purwakarta telah keluar dan hasilnya dari 30 karyawan yang mengikuti swab tes, namun 16 orang di antaranya dinyatakan terpapar.
Sementara itu, gugus tugas mengambil langkah pencegahan dengan langsung berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Purwakarta melakukan penyemprotan disinfektan di dalam swalayan dan di sekitar Giant tersebut.
“Sesuai protokol kesehatan selama tiga hari ini kami lakukan penyemprotan besar-besaran di area Giant dan ketentuannya swalayan ini harus ditutup selama tiga hari,” ujar Deni.
Sehingga petugas damkar yang melakukan penyemprotan, Yuda Prawira menyemprot disinfektan di area-area, seperti area parkir, area dalam di peralatan elektronik, hingga area kasir.
“Ya kami hanya ikuti perintah dari atasan untuk menyemprot Giant karena ada karyawannya yang terpapar. Permintaan penyemprotan ini memang diminta dari pihak Giant,” kata Yuda.
Namun sebelumnya diberitakan, puluhan karyawan Giant jalani tes rapid untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19. Ketua Harian Gugus Tugas Purwakarta, Iyus Permana mengatakan ada sebanyak 30 karyawan yang melakukan rapid tes dan beberapa karyawan dinyatakan reaktif hasil rapid tes.
“Iya (ada karyawan reaktif). Tapi, itu baru hasil rapid tes. Nanti kalau hasil swabnya keluar pada 29 November,” ujarnya.
Kata Iyus, jika nantinya hasil swab tersebut menyatakan ada karyawan yang terpapar corona, maka gugus tugas bakal meminta pihak swalayan tersebut untuk menutup swalayan itu selama tiga hari. (Rsd)

